Lewati ke konten utama
18 Muharram 1448 AH
eSalah
Masuk

KP

Waktu salat di Korea Utara

Liga Muslim Dunia (Rabithah Alam Islami) · Ibu kota: Pyongyang · 14 wilayah diindeks

Korea Utara memiliki komunitas Muslim yang sangat kecil, tanpa perkiraan independen yang dapat diandalkan, namun diyakini berjumlah puluhan orang yang hampir seluruhnya terdiri dari diplomat asing, mahasiswa, dan pekerja ekspatriat terbatas dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim yang memiliki hubungan diplomatik dengan Pyongyang (khususnya Iran, Pakistan, Mesir, Suriah, serta sejumlah kecil dari Indonesia dan Malaysia). Tidak ada komunitas Muslim Korea Utara asli, dan tidak ada masjid yang dibangun khusus di negara ini. Kedutaan Besar Iran di Pyongyang secara historis mempertahankan ruang salat kecil untuk personel diplomatik dan pejabat yang berkunjung. Ideologi Juche ateistik negara Korea Utara dan pembatasan ketat terhadap praktik keagamaan membuat kehidupan komunitas Islam non-negara yang terorganisir menjadi tidak praktis; tidak ada badan Islam nasional yang diakui. eSalah menggunakan metode default Muslim World League untuk Korea Utara, sesuai dengan praktik regional Asia Timur bagi komunitas ekspatriat kecil di Pyongyang. Mengingat absennya populasi Muslim penduduk tetap, negara ini dimasukkan terutama demi kelengkapan basis data geografis.

Sumber: Pew Research Center, Mapping the Global Muslim Population (2009); U.S. Department of State International Religious Freedom Report — North Korea (2022); Andrei Lankov, North of the DMZ: Essays on Daily Life in North Korea (2007, contextual reference).

Kota unggulan