Skip to main content
16 Dzulkaidah 1447
eSalah
Masuk

AO

Prayer times in Angola

Default method: mwl · Capital: Luanda · 17 regions indexed

Angola memiliki komunitas Muslim kecil namun berkembang yang diperkirakan sekitar 1 hingga 2,5 persen dari populasi, dengan angka yang diperdebatkan antara pemerintah dan estimasi Pew. Sebagian besar penganut adalah imigran baru-baru ini dari Afrika Barat (Senegal, Mali, Guinea), Lebanon, dan Asia Selatan yang menetap selama ekspansi ekonomi minyak pasca-2002. Komunitas Muslim Angola menghadapi tantangan hukum; pemerintah mencabut pengakuan Islam sebagai agama resmi pada 2013 dan memerintahkan penutupan masjid yang tidak terdaftar, meski penegakannya tidak merata dan banyak jemaah terus beroperasi. Mesquita Central de Luanda berfungsi sebagai pusat kongregasi utama di ibu kota. Comunidade Islâmica de Angola mewakili Muslim Sunni dan telah berulang kali mengajukan permohonan pengakuan penuh dari negara. eSalah menggunakan standar Muslim World League untuk kota-kota Angola, yang sesuai untuk praktik Sunni Maliki dan Syafi'i yang dominan di kalangan komunitas asal Afrika Barat dan Lebanon. Angola ditandai sebagai negara dengan pembatasan hukum aktif terhadap praktik Islam.

Sumber: Pew Research Center, Religious Composition by Country (2020); U.S. Department of State International Religious Freedom Report — Angola (2022); Anouar Boukhars, Angola's Religious Pluralism Under Pressure (Carnegie Endowment, 2014).

Featured cities