Skip to main content
18 Dzulkaidah 1447
eSalah
Masuk

GW

Prayer times in Guinea-Bissau

Default method: mwl · Capital: Bissau · 10 regions indexed

Guinea-Bissau memiliki komunitas Muslim sekitar 45 hingga 50 persen dari populasi, merupakan komunitas keagamaan terbesar tunggal di negara ini. Komunitas ini terkonsentrasi di wilayah timur dan utara, khususnya di Bafatá dan Gabú, dan terutama terdiri dari kelompok etnis Fula (Fulani/Pulaar) dan Mandinka, dengan hubungan sejarah yang kuat dengan jaringan Islam abad pertengahan dan kolonial di Senegambia yang lebih luas. Komunitas ini mayoritas Sunni dari mazhab Maliki dengan kehadiran Sufi Tijaniyya, Qadiriyya, dan Hamalliyya yang kuat. Masjid Bafatá dan Masjid Besar Bissau berfungsi sebagai pusat kongregasi utama. Comunidade Islâmica da Guiné-Bissau adalah badan nasional utama. Tidak ada universitas Islam yang beroperasi di dalam negeri, dan sebagian besar pendidikan agama lanjutan ditempuh di Senegal, Mesir, atau Teluk. eSalah menggunakan standar Muslim World League untuk Guinea-Bissau, yang sesuai dengan praktik Maliki Afrika Barat.

Sumber: Pew Research Center, Religious Composition by Country (2020); Instituto Nacional de Estatística da Guiné-Bissau; Lamine Sanneh, The Crown and the Turban (1996); Comunidade Islâmica da Guiné-Bissau records.

Featured cities